Pantai dan gunung adalah beberapa destinasi yang kerap sekali dikunjungi oleh para wisatawan ketika berlibur ke Bali. Namun, untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang mengesankan, kamu juga bisa mengeksplor berbagai destinasi wisata lainnya, seperti lima gua yang kaya akan sejarah ini. Berikut ulasannya.

1/5 Gua Gajah

Gajah.jpgFoto dok: kintamani.id

Wisata gua pertama yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Bali adalah Gua Gajah. Terletak di Kabupaten Gianyar yang berjarak 24,4 km dari kota Denpasar, gua ini berada tepat dipinggir jalan utama sehingga sangat mudah untuk ditemukan.

Selain menawarkan nilai sejarah dan artistik yang memukau, letak Gua Gajah yang dikelilingi oleh pepohonan yang rindang akan membuat kamu menikmati suasana sejuk dan rileks.

2/5 Gua Garba

Garba.jpgFoto dok: theworldtravelguy.com

Setelah puas menghabiskan waktu di Gua Gajah, kamu juga bisa mengunjungi Gua Garba yang lokasinya tak jauh. Di tempat ini kamu akan menikmati suasana liburan bernuansa alami. Tepat di dasar gua, terdapat aliran sungai yang jernih dan menyegarkan.

Suasana alami tersebut juga didukung dengan pepohonan rindang di sekitar gua. Kicauan burung dan suara beragam jenis serangga juga bisa kamu temukan selagi di sini. Oleh karena itu, ketika datang ke sini, pastikan untuk tetap menjaga kelestariannya. Untuk mengunjungi tempat ini kamu cukup menuju ke jalan Pejeng Kelod, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.

3/5 Gua Lawah

Lawah.jpgFoto dok: Bali Gates of Heaven

Gua Lawah merupakan sebuah gua yang berada di areal salah satu pura di Kabupaten Klungkung. Jika kamu tinggal di kawasan Seminyak, Legian. Kuta, Ubud atau Denpasar, hanya memerlukan waktu kurang lebih satu jam. Pura ini biasanya ramai oleh Umat Hindu yang akan melakukan persembahyangan. Namun Gua ini tidak hanya boleh dikunjungi oleh Umat Hindu, kamu juga boleh masuk ke areal pura dan melakukan swafoto di depan maupun di dalam gua yang dipenuhi kelelawar ini.

4/5 Gua Jepang

jepang.jpgFoto dok: indonesiatraveler.co.id

Saat membaca namanya, kamu pasti bertanya-tanya apa hubungan Gua ini dengan Jepang? Nah, berdasarkan penjelasan dari beberapa sumber, Gua Jepang yang terletak di Desa Banjarangkan, Kabupaten Klungkung ini merupakan salah satu peninggalan jaman penjajahan Jepang di Bali. Jaman penjajahan Jepang di Indonesia memang meninggalkan jejak-jejak sejarah berupa gua ataupun bunker yang dibuat oleh tenantara jepang sebagai tempat perlindungan melawan musuh. Gua ini terdiri dari 16 mulut gua yang sampai saat ini dijaga dengan baik, sebagai tempat peninggalan sejarah masa lalu dan salah satu tujuan wisata unik pulau Dewata Bali.

Jika kamu akan menuju Pura Besakih melewati Jalan Raya Banjarangkan, Klungkung, kamu pasti akan melewati Gua dengan panjang 165-meter ini. Kamu pun bisa berhenti sejenak untuk melakukan swafoto di depan Gua yang sudah berumur ratusan tahun ini.

5/5 Gua Giri Putri

outri.jpgFoto dok: photographylife.com 

Gua indah berikutnya yang bisa kamu kunjungi masih ada Kabupaten Klungkung, tepatnya di Pulau Nusa Penida. Untuk mengunjunginya kamu perlu menyeberang menuju pulau Nusa Penida menggunakan kapal cepat melalui pelabuhan Sanur atau Padang Bai. Hanya diperlukan waktu sekitar 45 menit untuk tiba di Nusa Penida dan langsung berangkat menuju Gua Giri Putri.

Jangan khawatir, karena kamu bisa menyewa kendaraan roda dua ataupun roda empat yang tersedia di sekitar pelabuhan. Perjalanan menuju Gua Giri Putri membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja dari Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, namun bagi kamu yang baru pertama kali datang kesini, disarankan untuk menggunakan pemandu wisata agar tidak tersesat.

Walaupun jalan masuk menuju Gua Giri Putri tampak sempit, namun kamu tidak akan menduga kalau di dalam gua ini sangatlah luas. Kamu bisa leluasa melakukan foto dan menikmati keindahan stalaktit di dinding atas Gua Giri Putri ini. Perasaan bahagia dan takjub akan kamu rasakan saat berada di sini, ditambah lagi penerangan yang sudah terpasang di sepanjang jalannys membuatmu lebih mudah menentukan spot foto.