Tab_1_Bridgetown_resized_shutterstock_1243298509.jpgFoto dok: barbadospocketguide.com

Jika kamu seorang digital nomad, penggemar travelling dan sedang mencari pengalaman bekerja secara remote di luar negeri, maka Barbados bisa menjadi pilihan yang tepat.

Pada bulan Juli ini, Perdana Menteri Barbados, Mia Amor Mottley mengumumkan dalam sebuah website resmi bahwa negara di kawasan Karibia tersebut membuka layanan penerimaan aplikasi visa kerja remote mulai dari tanggal 18 Juli 2020 dengan masa berlaku visa selama satu tahun.

Dinamakan "12 Month Barbados Welcome Stamp," pemerintah Barbados mengatakan bahwa pengadaan visa tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para pekerja digital dan profesional, terutama bagi para kaum milenial untuk bekerja dari rumah di tempat yang indah dan mengasyikkan.

pass.pngFoto dok: pixabay.com 

Untuk mengajukan visa tersebut, para peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan seperti mempersiapkan dana pengajuan visa sebesar 2,000 dolar AS (Rp29 juta). Bagi para pemohon kategori keluarga atau pasangan, biaya pembuatan visa sebesar 3,000 dolar AS (Rp48 juta) dan visa tersebut akan berlaku selama setahun sejak diterbitkan.

Agar permohonan visa dapat disetujui, pemohon setidaknya harus memiliki penghasilan sebesar 50,000 dolar AS (Rp730 juta), sementara dokumen lain yang dibutuhkan adalah foto ukuran paspor, biodata, salinan akte kelahiran, kartu keluarga dan mengisi formulir yang dapat dilihat di sini.

Pengajuan visa ini hanya harus dilakukan bagi para pemohon yang ingin bekerja saja. Bagi para pecinta travelling yang ingin berkunjung untuk liburan, pemegang paspor Indonesia merupakan salah satu warga negara asing yang mendapatkan fasilitas bebas visa dengan durasi 30 hari untuk tujuan wisata.

Mengapa Barbados?
 barbados.jpg

Foto dok: blog.virginatlantic.com

Terletak di bagian timur rangkaian mutu manikam Kepulauan Karibia, Barbados merupakan surga liburan dengan udara yang hangat berlatarkan air laut biru mempesona.

Tempat kelahiran penyanyi, pengusaha dan penulis lagu, Rihanna ini dikelilingi oleh berbagai pulau kecil yang kaya akan kehidupan bawah lautnya serta berbagai macam pertanian seperti tebu dan juga pusat pembuatan rum di dunia.

Barbados juga memiliki sejarah budaya yang luar biasa. Disebut sebagai “Inggris kecil di Kepulauan Karibia,” negara ini memiliki pengaruh kerajaan Inggris yang sangat kuat. Hal tersebut juga dapat jelas terlihat dari berbagai bangunan bersejarah yang ada di sana.

Selain pemandangan dan tempat wisata yang indah, Barbados juga menjadi salah satu negara yang memiliki jaringan Internet yang mumpuni. Hal ini tentunya akan sangat berguna bagi para digital nomad yang mencari pelarian di lokasi terpencil.

Jika kamu tertarik untuk bekerja secara remote sambil berlibur, tidak ada salahnya jika kamu mempertimbangkan kesempatan ini.