Bayangkan jika kamu dapat berkeliling dan menikmati hamparan ladang bunga yang dihiasi oleh perbukitan hijau dan udara sejuk. Setelah hampir tiga bulan menghabiskan waktu bekerja di rumah, tidak ada salahnya jika kita meluangkan waktu untuk memanjakan mata ke berbagai taman bunga terindah di dunia ini. Jika berpergian belum dapat dilakukan saat ini, tur virtual yang dapat diakses secara online dapat memudahkan kita untuk menjelajahi dunia hanya dari rumah. Berikut 5 taman bunga di dunia yang dapat kamu kunjungi.

1/5 Taman Bunga Keukenhof, Belanda

Holland.jpgFoto dok: holland.com 

Terletak di kota Lisse, tepatnya di area yang disebut sebagai Bollenstreek (wilayah kebun bunga atau bulb growing region) antara kota Amsterdam dan Den Haag, Taman Bunga Keukenhof merupakah taman bunga terluas di dunia dengan kurang lebih 7 juta bibit bunga ditanam di taman ini setiap tahunnya. Hanya dibuka pada musim semi antara pertengahan bulan Maret sampai pertengahan bulan Mei setiap tahunnya, Keukenhof merupakan rumah bagi berbagai jenis bunga seperti tulip beraneka warna, daffodil, hyacinth, narcissi, dan crocus. Taman ini dibagi menjadi beberapa tempat seperti kebun, taman, pavilion dan juga ruangan yang berisingan bunga-bunga sesuai musim. Setiap tahunnya, pengelola taman bunga ini juga akan menerapkan tema yang berbeda-beda dimana tema ini akan berpengaruh pada ikon bunga yang dibentuk.  Contohnya seperti tiga tahun lalu dimana Keukenhof mengambil tema pelukis ternama asal negaranya sendiri, Vincent Van Gogh. Saat ini Taman Bunga Keukenhof sedang ditutup karena pandemic Covid-19. Namun, jika kamu ingin menikmatinya dari rumah, kamu dapat melihatnya melalui sebuah video virtual dimana kamu akan diajak berkeliling. Untuk melihatnya kamu bisa mengunjungi website resminya di sini atau mengikuti tur virtualnya di sini.
 
2/5 Valensole Plateau, Prancis

lavender.jpgFoto dok: unsplash.com/@ettocl

Wilayah Provence di Prancis sudah sering dikenal akan pemandangannya yang indah dengan desa-desanya yang menawan. Lading bunga lavender yang membentang adalah salah satu pesona Provence yang menjadi unggulan pemandangan di sini dan sangat sayang jika dilewatkan. Hamparan lading lavender yang menyatu cantik dengan lanskap bukit dan pegunungan dibelakangnya ini sering dijadikan tempat berwisata, destinasi fotografi hingga pagelaran fesyen. Bunga lavender akan bermekaran mulai akhir Juni hingga Agustus dan masa panen dimulai pada pertengahan Juli hingga akhir Agustus. Pada bulan-bulan tersebut, pengunjung dapat menyaksikan beragam festival lavender dan berkeliling di tengah desanya. Tidak hanya produk lokal berbahan baku lavender, festival ini juga menyajikan berbagai kerajinan tangan, minyak esensial, madu lavender hingga buket bunga kering yang dapat kamu beli untuk tanda mata. Namun, untuk meikmati keindahannya kamu tidak perlu jauh-jauh datang kesana karena ladang ini juga menyajikan tur virtual yang dapat kamu nikmati dari rumah. Seperti apa keindahan ladang lavender yang terkenal ini? Lihat videonya di sini.

3/5 Royal Botanic Garden Kew, Inggris

royal.jpgFoto dok: cool-cities.com

Disebut sebagai surga bagi para pecinta taman, Royal Botanic Garden Kew yang memiliki luas sebesar 121 hektar ini membentang antara Richmond dan Kew, di sebelah barat daya kota London. Dikelola oleh institusi Kew dan disponsori oleh Department of Environment, Food and Rural Affairs Inggris ini merupakan rumah dari 30 ribu jenis tanaman hidup, 7 juta lebih specimen yang diawetkan atau herbarium dan perpustakaan dengan kebih dari 750 ribu volume serta 175 ribu ilustrasi tanaman yang menjadikannya tempat riset tanaman dan Lembaga pendidikan terpenting di dunia.
 
Awal mulanya, Kew Gardens merupakan sebuah kebun eksotis di Kew Park yang dibuat oleh Lord Capel John of Tewkesbury yang kemudian diperluas oleh Augusta, Princess of Wales dan diperkaya lagi oleh King George III. Di tempat ini pengunjung dapat melihat beberapa rumah kaca antara lain, Temperate House yang merupakan rumah kaca yang berisi tanaman dan pohon yang berasal dari seluruh area beriklim sedang di dunia. Selain itu ada Princess of Wales Conservatory yang merupakan rumah kaca yang menampung tanaman tropis kering dan basah, dan terbagi dalam 10 zona iklim yang dikontrol dengan komputer yang diresmikan oleh Putri Diana pada 1987. Lalu ada Palm House, rumah kaca yang berisikan aneka pohon palem. Rumah kaca lain yang dapat kita kunjungi adalah Davies Alpine House, Waterlily House, Herbaceous Ground, Aquatic Garden, Rose Garden, Grass Garden, Rock Garden, dan Orangery.
 
Pada Juli 2003, Kew Gardens juga masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO dengan nama Royal Botanic Gardens, Kew. Jadi saat berkunjung ke London, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi taman ini. Untuk menikmati keindahanya kamu bisa mengunjungi website resminya atau mengikuti tur virtualnya di sini.
 
4/5 Hitachi Seaside Park, Jepang

jepang.jpgFoto dok: klook.com

Berlokasi hanya dua jam dari Tokyo, Hitachi Seaside Park atau Hitachi Kaihin Koen dalam Bahasa Jepang adalah obyek wisata terpenting dan paling terkenal di Prefektur Ibaraki. Memiliki luas hampir 200 hektar, taman ini berada di tepi Samudera Pasifik dan sudah dibuka untuk umum sejak tahun 1991. Jutaan tanaman bunga bermekaran di ladang ini setiap musimnya, menjadikannya destinasi wisata alam yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Pengunjung dapat menikmati bunga bakung dan tulip pada musim semi, bunga nemophilia atau baby blue eyes dan zinnia pada musim panas serta bunga kochia dan kosmos pada musim gugur. Untuk berkeliling di taman ini kamu tidak perlu berjalan kaki karena kamu dapat menikmatinya secara langsung dari sofa di rumahmu. Untuk melihat keindahanya kamu bisa mengunjungi website resminya atau mengikuti tur virtualnya di sini.
 
5/5 Dubai Miracle Garden

Dubai.jpgFoto dok: unsplash.com/@aliroufian

Terletak di tengah lanskap gurun pasir, Dubai Miracle Garden memiliki 150 juta bunga dengan beragam bentuk dan taman terbesar di dunia yang berada di Dubai. Diresmikan pada Hari Kasih Sayang pada 2013 lalu, taman bunga hanya dapat dinikmati pada musim dingin, yaitu mulai pertengahan November hingga pertengahan Mei. Kebun yang dirancang oleh Al-Ain based Akar Landscaping & Agriculture Company ini memiliki luas sekitar 72.000 meter persegi dan memiliki lebih dari 45 juta bunga dengan berbagai warna. Berbeda dengan kebun bunga lainnya, bunga-bunga di taman ini juga dihias dalam berbagai bentuk seperti masjid, hewan, perahu, jam bunga, bendera Uni Emirat Arab dan pesawat Emirates yang ukurannya sama seperti aslinya. Taman ini juga terbilang unik karena sistem irigasinya yang mengesankan. Bagaimana tidak, sistem irigasi Dubai Miracle Garden mendaur ulang air limbah melalui irigasi, sehingga menghemat 75 persen air dan energi. Semua daya Tarik di taman ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang nyaman bagi para pengunjung seperti parkir VIP, area duduk, tempat ibadah, toilet, ruang keamanan, ruang pertolongan pertama, kios komersial, ritel dan fasilitas parker terbuka. Untuk menikmati keindahanya kamu bisa mengunjungi website resminya atau mengikuti tur virtualnya di sini.