Screenshot at Nov 26 12-57-51.pngFoto dok: Tiffany & Co.

Rumah perhiasan mewah asal Amerika Serikat, Tiffany & Co. baru-baru ini memperkenalkan sebuah perhiasan paling mahal yang pernah dibuat dalam 184 tahun sejarahnya dalam sebuah acara di Dubai bertajuk “The World’s Fair Necklace”. 

Dinamakan “Empire Diamond”, kalung yang terinspirasi dari salah satu ikon kota New York, The Empire State Building ini merupakan sebuah interpretasi ulang dari Tiffany & Co. aquamarine stone necklace pada tahun 1939 yang dibanderol seharga 28.000 dolar AS dalam sebuah pameran dunia.  

AquaAndDiaNecklaceNY1939.jpgFoto dok: Tiffany & Co.

Hingga saat ini, pihak rumah perhiasan belum mengungkap harga pasti dari kalung mewah bertabur berlian tersebut. Namun, pakar industri memperkirakan bahwa nilai kalung tersebut antara 20 juta dolar - 30 juta dolar AS, menjadikannya perhiasan Tiffany & Co. termahal yang pernah dijual sepanjang sejarah. 

Dibuat selama dua tahun belakangan ini, kalung terbaru dan termahal ini menampilkan total 578 berlian, termasuk 353 batu bulat brilian dan 224 baguette yang dipotong khusus.

Salah satu highlight dan the pièce de résistance dari kalung mewah ini adalah “Empire Diamond” yang terinspirasi dari salah satu ikon kota New York, The Empire State Building. Berlian D-color 80 karat tanpa cacat diletakkan pada bagian tengah, menggantikan batu asli yang  yang sebelumnya disematkan pada kalung tersebut, yaitu aquamarine stone. Tidak hanya itu saja, batu berlian oval tersebut ditambang dari Botswana, dipotong dan dipoles di Israel, dan kemudian diproses di workshop Tiffany and Co. yang berada di New York. 

Screenshot at Nov 26 12-57-38.pngFoto dok: Tiffany & Co.

Sebagai penanda bahwa kalung ini merupakan sebuah evolusi dari kalung sebelumnya, Tiffany & Co. menambahkan elemen fleksibilitas ke dalam rancangannya. Berlian oval tersebut dapat dilepas dan dipasangkan ke dalam cincin dengan membuka beberapa pengencang kecil di sekitar batu tersebut. Tidak hanya itu saja, sang pemilik akan diberikan layanan seumur hidup untuk mengubah perhiasan tersebut dari kalung menjadi cincin dan sebaliknya.