Deck.jpgFoto: Dok. Unsplash.com

Pandemi memang telah merubah segalanya, termasuk dalam hal merencanakan pernikahan. Jika sebelumnya pernikahan intim belum menjadi opsi utama, kini sebaliknya. Terlepas apakah selanjutnya pandemi masih ada atau tidak, pernikahan intim tetap akan menjadi pilihan terbaik. Memilih pernikahan intim, bukan berarti menghilangkan bagian-bagian dari pernikahan yang besar. Kamu tetap bisa menyelenggarakan upacara dengan agama dan adat, lalu disambung dengan resepsi. Hanya saja, ada beberapa penyesuaian, salah satunya adalah jumlah tamu. Menurut pengamat industri pernikahan, pernikahan intim memiliki tamu tak lebih dari 50 orang. Tentu masih bisa disesuaikan.

Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk melakukan pernikahan intim, berikut adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan agar pernikahan intimmu tetap berjalan megah.

1/7 Membuat daftar undangan

1.jpgFoto: Dok. instagram/papiradesign 

Bagian tersulit dari menentukan pernikahan intim adalah menentukan siapa saja yang harus diundang. Utamanya adalah keluarga inti dan sahabat yang kamu dan pasangan kenal baik. Sisanya baru bisa dipertimbangkan. Setelah daftar tamu ada, kamu bisa kirimkan undangan 2-3 bulan sebelumnya. Jangan lupa untuk menanyakan apakah mereka bersedia untuk datang atau tidak. Jika belum pasti atau kemungkinannya tidak, maka kamu dan pasangan bisa mencari daftar nama lain untuk menggantikan. Untuk mempermudah, sebaiknya gunakan undangan digital dan membuatnya terhubung dengan email. Sehingga jika ada perubahan, akan langsung masuk ke email masing-masing.

2/7 Tetapkan anggaran

2.jpgFoto: Dok. courtesy of Adriana Rivera (brides.com)

Berbicara tentang pernikahan intim, maka yang terlintas adalah tamu yang sedikit dan tidak mengeluarkan banyak biaya. Pemikiran ini jelas tidak tepat. Bisa jadi alokasi yang sebelumnya untuk tamu, kamu pindahkan untuk membuat souvenir, membuat destination wedding, atau menyediakan fasilitas mewah lainnya. Sehingga pengeluaran tetap sama seperti merencanakan pernikahan besar. Jika ingin tabunganmu selamat, kamu tetap perlu membuat anggaran jelas. Jika ada bagian-bagian yang anggarannya bisa dipindah, tentu akan lebih baik.

3/7 Tetap melakukan perencanaan yang matang

3.jpgFoto: Dok. backyardweddingcollection.com

Buang jauh-jauh asumsi bahwa menyiapkan pernikahan intim jauh lebih mudah dan tidak butuh waktu yang lama. Menyiapkan pernikahan intim sama lelahnya dan menghabiskan waktu yang sama seperti merencanakan pernikahan pada umumnya. Sebaiknya hubungi vendor-vendor terkait secepat mungkin setelah kamu dan pasangan resmi merencanakan pernikahan. Namun, wajib juga memperhatikan adanya kemungkinan pembatalan. Idealnya, sebulan sebelum pernikahan, semua hal sudah 90% siap. Jika kamu kemungkinan akan menyelenggarakan pernikahan intim di tempat yang hampir jarang dijadikan venue, kamu dan vendor harus menyiapkan banyak hal dan itu bukan sesuatu yang mudah.

4/7 Tentukan apa yang menjadi inti dari acara pernikahanmu

4.jpgFoto: Dok. Liat Aharoni Photography

Setiap pasangan dan keluarganya memiliki visi misi yang berbeda terkait pernikahan. Agar pernikahan intim bisa terlaksana dengan baik, kalian harus bisa menentukan “mau dibawa ke mana acara pernikahan ini?”. Kamu dan pasangan bisa saja memilih acara keagamaan, tetapi berbeda dengan keluarga kedua belah pihak. Jika ada perbedaan pandangan, sebaiknya segera melakukan diskusi. Pernikahan intim sama berharganya dengan pernikahan besar-besaran dan bukan berarti menghilangkan esensi dari pernikahan itu sendiri.

5/7 Tambahkan elemen teknologi

5.jpgFoto: Dok. ginabrokerphotography.com (nytimes)

Perkembangan teknologi selama pandemi luar biasa cepat. Kita mengenal meeting online, menggunakan aplikasi Zoom, Google Meet, Microsoft Team, dan Skype. Hal-hal ini juga bisa ditambahkan dalam pernikahanmu. Pernikahan intim yang semula hanya dihadiri 20-30 orang, dengan teknologi jarak jauh, bahkan kamu bisa mengundang para tamu yang berada di luar daerah. Untuk mengantisipasi gagal terkoneksi, kamu bisa meminta vendor menyewa jaringan internet yang cukup bagus. Agar maksimal, kamu bisa meminta para tamu menggunakan background yang telah disiapkan dan dresscode.

6/7 Think out of the box

6.jpgFoto: Dok. confettiandco

Pernikahan intim itu sebenarnya tidak kaku. Justru banyak hal yang sebelumnya tidak terpikirkan, bisa jadi kenyataan. Jangan buru-buru menghilangkan opsi-opsi lain, walau terdengar tidak masuk akal. Biasanya hal ini terkait dengan pemesanan tempat. Memang tidak mudah harus mengubah jumlah tamu, tetapi dengan semakin sedikitnya tamu, kamu bisa melaksanakan pernikahan hanya di rumah atau restoran favoritmu dan keluarga. Kamu juga bisa melakukan pernikahan ‘elope’ dimana kamu dan pasangan hanya memerlukan celebrant dan melaksanakan pernikahan sambil traveling ke luar negri. Cukup mencari vendor yang tepat dan pernikahan intimmu akan berlangsung sesuai dengan yang kamu inginkan. It is your day afterall!

7/7 Rayakan setiap hal kecil

7.jpgFoto: Dok. the foxes photography 

Pada dasarnya, dalam intimate wedding pun masih banyak hal yang bisa diekplor untuk dilakukan. Di satu sisi, pernikahan model ini punya pandangan spesial lain. Pernikahan intim justru meninggalkan kesan lebih mendalam antara pengantin dan tamu. Mereka bisa menghabiskan waktu dengan mengobrol lebih panjang, berdansa, bernyanyi dan mingle dengan tamu tanpa harus berdiri lama untuk bersalaman dengan tamu yang mengantri, seperti layaknya resepsi besar. Namun jangan khawatir diprotes oleh orang yang tak terundang, karena kamu masih bisa mengadakan resepsi atau party terpisah di tahun mendatang dengan mengundang tamu yang lebih banyak. Misalnya anniversary party dan itu tetap sah saja dilakukan.