Memiliki tubuh sehat dan ideal tentunya menjadi harapan bagi banyak orang, baik perempuan maupun laki-laki, dari generasi milenial hingga orang dewasa. Berbagai cara dilakukan oleh sebagian besar orang untuk mencapai impian tersebut melalui olahraga maupun dengan diet atau menjaga pola makan. Terdapat beberapa jenis diet yang sedang popular dilakukan untuk mendapatkan tubuh ideal dan juga sehat, tergantung dari kesanggupan dari masing-masing orang. Apa saja? Yuk kita simak beberapa jenis diet yang sedang menjadi tren ditahun 2019, khususnya dalam golongan generasi milenial.

Diet Atkins 


vegan - pixabay.jpgFoto dok: Pixabay

Diet Atkins adalah pola diet yang tinggi asupan lemak dan protein, namun rendah karbohidrat. Metode ini gencar dipasarkan dan, otomatis, yang paling terkenal. Program diet ini diadaptasi oleh Dr. Robert Atkins pada tahun 1960an dari sebuah program diet yang ia baca dalam Journal of American Medical Association. Dilansir dari businessinsider.sg, diet Atkins sebenarnya mirip dengan diet ketogenik, meskipun tidak seketat itu. Pendekatan ini membatasi asupan karbohidrat peserta hingga 20 hingga 25 gram per hari dalam fase awal. Nantinya, peserta dapat mengonsumsi 80 hingga 100 gram sehari pada fase berikutnya. Diet ini juga dibagi menjadi 4 fase termasuk induksi, balancing, fine-tuning, dan maintenance. Beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat menjalankan diet ini termasuk gula, sayuran tinggi karbohidrat, Makanan berlabel “Diet” dan “rendah lemak dan minyak jenuh. 

Diet rendah kalori

low carb- pixabay.jpgfoto: Dok. Pixabay

Diet rendah kalori atau low-carb diet merupakan salah satu bentuk diet yang popular di kalangan milenial. Diet ini dilakukan dengan cara mengurangi asupan karbohidrat dan menambah asupan lemak. Asupan karbohidrat dikurangi setengah atau sekitar 150-200 gram dari biasanya, namun harus diimbangi dengan asupan protein dan serat yang mencukupi. Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan jika ingin melakukan diet ini , yaitu harus menyesuaikan dengan pola aktivitas serta dilakukan secara perlahan dalam hitungan mingguan maupun bulanan. Jangan terlalu banyak mengurangi asupan karbo jika memiliki aktivitas dengan intensitas yang cukup tinggi. Karena kekuranga karbohidrat akan menurunkan metabolisme tubuh dan juga dapat menghilangkan massa otot.

Diet Keto

keto - pixabay.jpgfoto: Dok. Pixabay

Diet keto juga merupakan salah satu cara diet yang popular dilakukan oleh milenial. Diet ini dilakukan mengurangi asupan karbohidrat namun meningkatkan konsumsi lemak, dengan jumlah asupan protein sedang. Para pelaku diet keto  juga mengurangi asupan gula yang dikonsumsi. Hal lain yang harus dijadikan pertimbangan untuk melukan diet keto adalah bahwa diet ini  memiliki dampak negatif dalam jangka panjang, karena pada dasarnya mengharuskan peserta untuk menghilangkan banyak buah dan sayuran. Namun kembali ke tujuan utama diet, maka metode ini dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan mengontrol gula darah.

Diet Mayo

mayo - kawaii beauty japan.jpgfoto: Dok. Kawaii Beauty Japan

Diet mayo diprakarsai oleh sebuah klinik di Amerika Serikat, Mayo Clinic. Cara kerja program diet ini memang berbeda dari metode diet lainnya, yaitu dengan mengonsumsi garam selama 13 hari penuh. Dalam diet mayo, garam merupakan ‘musuh utama.' Garam yang dimaksud adalah bisa dalam arti sesungguhnya maupun makanan lain yang memiliki rasa asin. Dan bagi para pelaku diet mayo, sangat diharapkan untuk mengonsumsi lebih banyak air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Baca juga: Tatlergram: Menyambut Hari Ayah Internasional Berikut 6 Momen Father Dan Son Para Selebritis Indonesia 

Tags: Wellness, Diet, Milenial